Cinder & Crowns dan Eternal Legacy: Legends of Nusantara Siap Tampil di Tokyo Game Show 2026
Buat kamu yang suka game strategi, ada dua project menarik dari Indonesia yang layak masuk radar mulai sekarang. Tahun ini,Dream Forge Creation akan membawa Cinder & Crowns dan Eternal Legacy: Legends of Nusantara ke Tokyo Game Show 2026, salah satu event game terbesar di dunia.
Kehadiran dua game ini menawarkan pengalaman yang berbeda. Di satu sisi ada Cinder & Crowns yang mengajak pemain memimpin kerajaan bersama tokoh-tokoh sejarah dunia. Di sisi lain ada Eternal Legacy: Legends of Nusantara yang menghadirkan pahlawan dan legenda Indonesia ke dalam dunia strategi.
Menariknya, perjalanan kedua game ini masih terus berkembang. Cinder & Crowns saat ini masih berada dalam tahap pengembangan dan optimisasi berdasarkan berbagai masukan dari para beta tester, sementara Eternal Legacy menjadi salah satu project baru yang akan diperkenalkan kepada publik lebih luas.
Bagi Dream Forge Creation, Tokyo Game Show bukan hanya kesempatan untuk memamerkan game. Event ini juga menjadi momen untuk menunjukkan bagaimana studio Indonesia terus menghadirkan game yang mampu bersaing dan menarik perhatian pemain global.
Cinder & Crowns Masih Terus Dikembangkan Bersama Komunitas
Salah satu game yang akan menjadi sorotan di Tokyo Game Show 2026 adalah Cinder & Crowns, game mobile strategi ini menggabungkan pembangunan kerajaan, pengelolaan sumber daya, peperangan, dan kerja sama antar pemain.
Dalam game SLG ini, pemain memulai perjalanan dari sebuah kota yang sedang terpuruk. Dari sana, pemain harus membangun wilayah, merekrut hero, memperkuat pasukan, dan bekerja sama dengan aliansi untuk memperluas pengaruh di dunia permainan.
Baca juga: 4 Hal yang Bikin Cinder & Crowns Layak Masuk Radar Penggemar SLG
Pertempuran Strategi Bersama Tokoh-Tokoh Legendaris Dunia
Salah satu daya tarik utama Cinder & Crowns adalah roster hero yang terinspirasi dari tokoh-tokoh bersejarah dari berbagai peradaban. Pemain bisa merekrut karakter seperti Alexander the Great, Qin Shi Huang, Boudica, Cleopatra VII, William Wallace, hingga Tribhuwana dari Majapahit.
Setiap hero memiliki kemampuan, peran, dan gaya bermain yang berbeda. Karena itu, memilih kombinasi hero yang tepat menjadi bagian penting dalam menyusun strategi. Namun Cinder & Crowns bukan hanya tentang mengumpulkan karakter legendaris. Game ini juga berfokus pada kerja sama antar pemain melalui sistem aliansi yang menjadi inti dari kompetisi setiap musim.
Mulai dari bergabung dengan aliansi, menyusun strategi bersama, merebut wilayah penting, hingga bertempur, semua harus dilakukan untuk menguasai Golden Capital, wilayah pusat yang menjadi tujuan utama setiap musim.
Hal yang menarik, sistem season dalam Cinder & Crowns dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang terus berubah. Setiap season menjadi kompetisi baru dengan kondisi yang berbeda. Jadi pemain selalu memiliki tantangan baru untuk ditaklukkan. Dijamin nggak bakal bosan!
Dream Forge Creation dan Sky Vanilla Games juga menempatkan aspek strategi sebagai elemen utama permainan. Fokusnya bukan hanya pada siapa yang mengeluarkan lebih banyak uang, tapi bagaimana pemain dan aliansinya bekerja sama untuk mengendalikan peta serta memenangkan peperangan.
Eternal Legacy: Legends of Nusantara Perkenalkan Pahlawan Lokal ke Generasi Baru
Selain Cinder & Crowns, Tokyo Game Show 2026 juga akan menjadi panggung bagi Eternal Legacy: Legends of Nusantara.
Kalau Cinder & Crowns mengangkat tokoh-tokoh sejarah dunia, Eternal Legacy mengambil pendekatan yang berbeda dengan menjadikan pahlawan dan legenda Nusantara sebagai pusat permainan. Pemain akan menemukan karakter yang terinspirasi dari sejarah Indonesia maupun cerita rakyat yang telah dikenal selama bertahun-tahun.
Pendekatan tersebut membuat Eternal Legacy memiliki identitas yang kuat. Bukan hanya sebagai game strategi, tapi juga sebagai cara baru untuk mengenalkan kembali tokoh-tokoh Nusantara kepada generasi muda melalui media yang lebih dekat dengan keseharian mereka.
Game ini mengajak pemain membangun wilayah, memperluas pengaruh, dan mengumpulkan hero dari berbagai daerah Nusantara. Setiap wilayah memiliki cerita, karakter, dan latar budaya yang berbeda sehingga proses eksplorasi terasa lebih menarik.
Kehadiran Eternal Legacy di Tokyo Game Show juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan bagaimana budaya Indonesia bisa diterjemahkan menjadi pengalaman bermain yang modern dan relevan bagi pasar global.
Tokyo Game Show 2026 Jadi Langkah Penting bagi Kedua Game
Tokyo Game Show selalu menjadi tempat berkumpulnya gamer, media, publisher, dan pelaku industri dari berbagai negara. Kehadiran di event tersebut membuka kesempatan besar bagi sebuah game untuk mendapatkan perhatian dari audiens internasional.
Melalui partisipasi tahun ini, Dream Forge Creation akan memperlihatkan perkembangan terbaru dari Cinder & Crowns sekaligus memperkenalkan Eternal Legacy: Legends of Nusantara kepada pengunjung yang datang dari berbagai belahan dunia.
Bagi Cinder & Crowns, momen ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil pengembangan setelah berbagai proses optimasi dan pengujian bersama komunitas. Sementara bagi Eternal Legacy, Tokyo Game Show menjadi langkah awal untuk memperkenalkan konsep serta identitas unik yang dimilikinya.
Kedua game ini memang memiliki tema yang berbeda. Namun keduanya sama-sama memperlihatkan bagaimana game strategi bisa menghadirkan pengalaman bermain yang kaya karakter, dunia yang luas, dan ruang bagi pemain untuk membangun strategi mereka sendiri.
Menjelang Tokyo Game Show 2026, perjalanan kedua game ini masih terus berlangsung. Jadi kalau kamu termasuk penggemar game strategi, sekarang mungkin saat yang tepat untuk mulai mengikuti perkembangan Cinder & Crowns dan Eternal Legacy: Legends of Nusantara. Soalnya banyak hal menarik yang masih menunggu untuk diperlihatkan kepada para pemain di seluruh dunia!